Hi readers, selamat datang kembali di postingan Blog Aze IT Studio. Kali ini saya akan membahas tentang Control Unit (Unit Kontrol).

Sebelum saya membahas lebih jauh, pasti sebagian dari readers ada yang belum tau apa itu unit kontrol. 

Unit Kontrol (Control Unit) adalah salah satu bagian dari CPU yang bertugas untuk memberikan arahan / kendali / kontrol terhadap operasi yang dilakukan di bagian ALU (Arithmetic Logical Unit) di dalam CPU tersebut. Output dari CU ini akan mengatur aktivitas dari bagian lainnya dari perangkat CPU tersebut.

Control Unit

Gambar 1. Control Unit

Bagaimana mekanisme dari Unit Kontrol ?
  • Unit Kontrol akan mengeluarkan sinyal – sinyal kontrol yang bersifat internal bagi CPU untuk memindahkan data antar register, agar ALU melakukan fungsinya dan untuk mengatur operasi – operasi internal lainnya.
  • Mengeluarkan sinyal kontrol eksternal bagi pertukaran data memori dan modul I/O 
Fungsi dari Unit Kontrol ?
  • Pengurutan (Sequencing) = unit kontrol bertugas mengontrol sejumlah operasi mikro dalam urutan yang benar.
  • Eksekusi (Execution) = unit kontrol menyebabkan (trigger) setiap operasi mikro yang dilakukan.
Hal-hal tentang unit kontrol :
  • Memiliki input untuk menentukan status sistem.
  • Memiliki output untuk mengontrol tingkah laku sistem.
  • Secara Internal memiliki logika – logika pengontrolan untuk membentuk fungsi pengurutan dan eksekusi.
  • Dipandang sebagai suatu sistem dengan input 
Apa saja input unit kontrol ?
  • Pewaktu (Clock): berfungsi untuk sinkronasi operasi antar komponen – komponen komputer, termasuk juga unit kontrol.
  • Register Intruksi (instruction register): opcode instruksi saat itu digunakan untuk menentukan operasi mikro yang akan dilakukan selama siklus eksekusi.
  • Flag: flag – flag ini diperlukan unit kontrol untuk mengetahui status CPU.
  • Control Signal to Control bus: memberi jalur ke unit kontrol untuk sinyal – sinyal.
Lalu, apa saja output dari unit kontrol ?
  • Sinyal kontrol didalam CPU (control signals within CPU) : Output terdiri dari dua macam sinyal , yaitu : Sinyal – sinyal yang menyebabkan perpindahan data antar register dan sinyal – sinyal yang dapat mengaktifkan fungsi ALU yang spesifik.
  • Sinyal kontrol bagi bus kontrol (control signals to control bus) : sinyal ini juga terdiri atas 2 sinyal, yaitu : Sinyal Kontrol bagi memori dan sinyal kontrol bagi modul – modul I/O.
Ada dua jenis dari unit kontrol yaitu Single Cycle Control Unit & Multi Cycle Control Unit. Untuk implementasi dari unit kontrol ini sendiri juga ada dua jenis yaitu implementasi hardwired & implementasi microprogrammed.

Bagaimana readers informasinya? Menarik bukan dan cukup untuk menambah referensi readers dalam belajar menghadapi ujian atau mengerjakan tugas kuliah.

Sampai jumpa di postingan selanjutnya.





*NB: Kata yang tercetak Tebal (Bold) adalah kata kunci agar readers lebih mudah dalam memahami setiap pointnya 

1 Komentar

Posting Komentar